Logo
Portal Desa Broadband Terpadu
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Berita Dari Desa Broadband.


Berita Detail
PBB Absen Usung Capres karena Tidak Diajak Partai Lain
2018-08-11 03:37:10
PBB Absen Usung Capres karena Tidak Diajak Partai Lain

PBB Absen Usung Capres karena Tidak Diajak Partai Lain

Agustus
11
/ 2018
03:37 WIB
Oleh : Jaffry Prabu Prakoso
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra (kedua kanan) - ANTARA
Bisnis.com, JAKARTA — Partai Bulan Bintang tidak mengusung bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden karena tidak ada para calon yang mengajak.
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengakui partainya tidak diminta dukung karena tingkat elektabilitas kecil.
“Kalau mereka sendiri tidak pernah mengajak kita untuk mendukung mereka, untuk apa kita capek-capek mendukung salah satu dari mereka,” katanya melalui keterangan pers, Jumat (10/8/2018).
Yusril menjelaskan bahwa pada pemilihan legislatif (pileg) 2014 PBB tidak punya kursi di DPR, hanya punya suara sah secara nasional. 
Sementara itu, UU nomor 7 tahun 2017 pasal 222 tentang pemilu, pengusung calon presiden menggunakan jumlsh kursi di DPR, bukan suara sah secara nasional. 
“Dengan digunakannya cara ini,  PBB tidak dalam posisi dapat mencalonkan atau mengusung pasangan calon,” ungkapnya. 
Karena tidak mendukung salah satu calon, Yusril meminta para kader fokus pada ke Pileg agar PBB memperoleh suara di atas 4 persen dan kembali eksis di DPR. 
Tag : Pilpres 2019
Editor : Martin Sihombing
Calon presiden petahana Joko Widodo masih lebih unggul dibandingkan dengan Prabowo Subianto jika dilihat dari kinerja yang dilakukan selama menjadi presiden. Namun, Prabowo… Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat menaikkan tarif impor logam dari Turki sehingga membuat hubungan kedua negara itu semakin panas. Setelah kedua pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden secara resmi terdaftar, pengamat politik M. Qoddari menilai kedua pasangan tersebut diusung oleh partai politik… Wakil Presiden RI sekaligus politisi senior Partai Golkar Jusuf Kalla dikabarkan masuk ke dalam tim sukses pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma\'ruf Amin. Kepolisian tengah mengerahkan tim untuk melakukan patroli siber guna memonitoring seluruh berita palsu (hoax) terutama isu tentang SARA yang akan digunakan oknum untuk menyerang… Gempa yang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat, merusakkan 539 sekolah, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB)… Gempa di kawasan Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya masih terus menghantui warga sekitar.? Ekonom berharap kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan bertanding di Pilpres 2019 lebih banyak memperdebatkan perekonomian dari pada isu primordial. Kemeja putih lengan panjang dengan slogan \"Bersih, Merakyat, Kerja Nyata\" yang dikenakan Jokowi saat akan mendaftar ke KPU jadi daya tarik dan pusat perhatian. Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie mengaku program pemerintah saat ini, khususnya di bidang pengembangan riset dan teknologi, sudah berada on the right track. Gempa susulan masih terus terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ratusan gempa susulan masih tercatat hingga Jumat (10/8/2018). Kemenristekdikti akan fokus untuk merealisasikan Rencana Induk Riset Nasional guna mendorong berbagai inovasi bidang teknologi tepat guna. Wakil Presiden Jusuf Kalla menemui Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri di kediamannya jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat sore (10/8/2018). Seusai pertemuan itu, Sekretaris… PMI? bekerjasama dengan perusahaan Radio dari China Hytera Communication membantu korban gempa Lombok.? Tahapan awal perhelatan Pemilihan Presiden 2019 akhirnya dilaksanakan. Pemerintah Jawa Barat menyatakan pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp500 miliar untuk pembangunan Bandara Cikembar, Sukabumi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggulirkan bantuan dana untuk penanganan pascabencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebesar Rp226,42 miliar. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengakui partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) sulit menerima Partai Demokrat untuk bergabung dengan pihaknya lantaran gaya partai… - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan optimsitis duet Prabowo-Sandiaga akan memenangkan pertarungan pada pilpres 2019 sehingga membuat Demokrat tidak memilih pasangan…