Logo
Portal Desa Broadband Terpadu
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Berita Dari Desa Broadband.


Berita Detail
Kurangi Sampah Makanan Bantu Ketahanan Pangan
2018-05-17 02:44:54
Kurangi Sampah Makanan Bantu Ketahanan Pangan

Kurangi Sampah Makanan Bantu Ketahanan Pangan

Mei
17
/ 2018
02:44 WIB
Oleh : Asteria Desi Kartika Sari
Ilustrasi makanan terbuang sia-sia. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia menempati peringkat kedua dengan kategori banyaknya limbah atau makanan yang terbuang atau food loss dan food waste.


Direktur dan Peneliti bidang Ekonomi Agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB) Arief Daryanto mengatakan berkaitan dengan ketersediaan atau ketahanan pangan, sering hanya fokus pada cara untuk meningkatkan produksi tanpa memikirkan bagaimana mengatasi tingkat food loss dan food waste.

"Padahal food loss dan waste persoalan penting yang kini menjadi perhatian di berbagai negara karena dapat memengaruhi ketahanan pangan di suatu negara, yang juga berimbas pada pemerataan kesejahteraan masyarakat," ujar Arief di Jakarta pada Rabu (16/5/2018).


Dia menjelaskan food loss merupakan kehilangan pangan, atau makanan hilang sebelum sampai di tangan konsumen. Jadi, kehilangan yang terjadi saat makanan dalam tahap pengolahan atau distribusi, sedangkan untuk food waste adalah kehilangan yang terjadi pada tahap konsumsi.


Mengenai food loss dan food and waste, berdasarkan data dari Organisasi Pangan Dunia (FAO), sekitar 1,3 triliun ton makanan hilang setiap tahunnya di seluruh dunia dengan perincian tingkat kehilangan saat produksi 10%, saat tahap pengolahan 1%, saat pemasaran 6%, serta sisanya tahap konsumsi.


"Itu akan berdampak pada beberapa aspek bisa ekonomi, culture, kesehatan, dan lingkungan, karena hal tersebut memiliki implikasi yang luas. Dengan mengurangi food loss dan waste bisa menambah tingkat produktivitas," ujar Ariefkatanya.


Mengurangi angka food loss dan food waste menurutnya bisa dilakukan dengan kerja bersama, bukan hanya tugas pemerintah.


Cara lainnya untuk menekan angka tersebut adalah menyajikan makanan dalam jumlah yang kecil. Sementara di Indonesia, kebanyakan orang terbiasa menyajikan makanan dalam ukuran besar. Namun, dia melihat masyarakat sudah mulai menyadari hal tersebut.


"Di kota besar sekarang sudah mulai, roti unyil kecil-kecil, sudah dipikirkan. Makan bijak ini menurut saya langkah kecil yang memiliki dampak besar,” tuturnya.


Berdasarkan Food Sustainability Index 2017 yang dirilis The Economist Intelligent Unit, terdapat hampir 1 miliar orang menderita kelaparan, tapi di sisi lain sepertiga makanan hilang atau terbuang.

Tag : makanan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Gaya busana cadar belakangan ini menjadi sorotan, ini pandangan Menag Lukman Hakim. CEO Facebook Mark Zuckerberg akan menemui para pemimpin parlemen Eropa untuk menjawab pertanyaan tentang penyalahgunaan data jutaan pengguna Facebook. Ruas jalan yang kosong pada saat Car Free Day (CFD) memang dapat dikatakan sebagai ruang publik nonpolitik. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengabulkan tuntutan kompensasi yang diajukan MM, istri korban Aiptu Martua Sigalingging yang tewas pada aksi penyerangan di… Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun merasa terharu saat mendengarkan mars Syubbanul Wathon (Cinta Tanah Air) yang dinyanyikan jajaran Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul… TNI Angkatan Darat mendapatkan delapan buah helikopter serang AH-64E Apache baru hasil pembelian dari Amerika Serikat. Polri khawatir dengan dampak informasi yang beredar di media sosial, dapat membuat masyarakat panik karena informasinta tidak valid. Wakapolri Komjen M. Syafruddin meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada aparat keamanan dapat menyelesaikan kasus serangan dan teror yang terjadi akhir-akhir… Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil meminta aparat keamanan mewaspadai unsur propaganda agen asing dalam kasus-kasus terorisme di Indonesia. Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia meminta media massa tidak memberikan ruang bagi pihak yang memberi ruang berkembangnya terorisme di Indonesia. Indonesia sebagai negara ekonomi menengah harus keluar dari middle income trap. Caranya yaitu dengan meningkatkan inovasinya. Kompol Farid Abdullah yang menjadi salah satu korban sabetan samurai pelaku teror di Mapolda Riau, menjalani operasi di RS Bhayangkara Pekanbaru. Penguatan dolar AS, naiknya imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun, dan tensi geopolitik akhir-akhir ini memicu aksi jual di pasar negara berkembang. Nilai tukar mata… Para wakil utama Gubernur Federal Reserve Jerome Powell masih berdebat terkait laju kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Begitu juga dengan persiapan yang harus… Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah meneruskan perintah untuk menembak di tempat para pelaku teror setelah mendapat instruksi langsung dari Mabes Polri. Pemerintahan Trump telah memberikan tiga hembusan keras bagi Organisasi Dagang Internasional (WTO) yang dapat merusak kemampuan badan internasional itu untuk meregulasi perdagangan… Hari ini Densus 88 menangkap tiga orang terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Jakarta berinisial MC, G dan A serta satu orang wanita yang identitasnya masih… Komisi Pengawas Persaingan Usaha memprioritaskan pengawasan terhadap para pelaku usaha di bidang pangan selama 5 tahun ke depan. Saksi yang dihadirkan oleh Bupati non-aktif Kabupaten Kutai Kertanegara Rita Widyasari, menyebut izin yang diajukan oleh dua perusahaan telah memenuhi syarat kelengkapan…