Logo
Portal Desa Broadband Terpadu
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Berita Dari Desa Broadband.


Berita Detail
Najwa Shihab Umumkan Berhentinya Mata Najwa, Ini Kata Metro TV  
2017-08-08 21:26:17

	  
	  Najwa Shihab Umumkan Berhentinya Mata Najwa, Ini Kata Metro TV  

TEMPO.CO, Jakarta - President Director Metro TV Suryopratomo membenarkan program Mata Najwa yang diampu Najwa Shihab akan berhenti tayang pada Agustus setelah mengudara selama tujuh tahun terakhir. Eksklusif Bersama Novel Baswedan yang ditayangkan pada 26 Juli 2017 menjadi episode live terakhir program tersebut, sejak pertama kali disiarkan pada 25 November 2009 dengan episode Dunia dalam Kotak Ajaib.

Suryo mengatakan episode Mata Najwa berjudul Catatan Tanpa Titik akan menjadi tayangan penutup selama tiga pekan penghujung Agustus mendatang. “Dan akan ditayangkan kumpulan episode lama yang sangat bermakna dari total 511 episode Mata Najwa yang ada,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa, 8 Agustus 2017.

Baca juga: Najwa Shihab Via Twitter: Mata Najwa Berhenti Tayang Agustus

Tak hanya itu, Najwa juga akan mengakhiri kariernya bersama Metro TV. Najwa bergabung pertama kali sebagai reporter di Metro TV pada Agustus 2000.

Suryo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Najwa atas kontribusi yang diberikan selama 17 tahun berkarier di televisi swasta tersebut. “Kami akan merasa kehilangan Najwa Shihab sebagai jurnalis dan tuan rumah Mata Najwa,” kata dia.

Simak pula: Cuit Lengkap Najwa Shihab Soal Berhentinya Mata Najwa

Suryo menuturkan pihaknya akan selalu mendukung Najwa untuk terus mengembangkan dirinya. “Untuk mewujudkan sejumlah rencana yang menjadi bagian dari visi pribadi selama ini,” katanya.

Najwa Shihab lebih dulu menyatakan pamit dari program yang digawanginya dan televisi yang telah membesarkan namanya. Dia menuliskan hal tersebut dalam akun media sosial miliknya. “Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah bermitra dan mendukung terutama pemirsa yang selama ini menemani saya dan Mata Najwa,” ujarnya.

GHOIDA RAHMAH