Logo
Portal Desa Broadband Terpadu
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Berita Dari Desa Broadband.


Berita Detail
4 Bahaya Mengerikan Bersihkan Sisa Makanan Pakai Tusuk Gigi
2017-05-09 18:00:00
4 Bahaya Mengerikan Bersihkan Sisa Makanan Pakai Tusuk Gigi
Vemale.com - Pernah mengalami sisa makanan nyangkut di gigi? Kalau iya, apa yang kamu lakukan untuk membersihkannya, berkumur, pergi ke kamar mandi dan gosok gigi atau membersihkannya dengan menusuknya dengan tusuk gigi? Perlu kita tahu, terlalu sering membersihkan sisa makanan di gigi juga gusi menggunakan tusuk gigi sangat tidak baik buat kesehatan.

Bukannya membuat gigi jadi bersih, tusuk gigi bisa saja membuat kondisi gigi tidak lagi sehat, berantakan hingga berisiko terhadap segala hal buruk. Dikutip dari laman boldsky.com, ada beberapa bahaya yang ditimbulkan ketika kita membersihkan gigi dengan tusuk gigi. Berikut bahayanya.

Tusuk gigi ternyata buruk buat kesehatan gigi | Photo: Copyright shutterstock.comTusuk gigi ternyata buruk buat kesehatan gigi | Photo: Copyright shutterstock.com


  • Gigi Jadi Renggang

    Penggunaan tusuk gigi yang terlalu sering untuk membersihkan gigi bisa membuat gigi dan gusi jadi renggang. Tak hanya itu saja, susunan atau tatanan gigi pun bisa berantakan dan kurang rapi. Masalah abrasi juga bisa terjadi karena kebiasaan buruk penggunaan tusuk gigi.

  • Lecet Pada Gusi

    Tusuk gigi biasanya terbuat dari kayu yang runcing, keras dan kaku. Kesalahan dalam menggunakan tusuk gigi bisa melukai gusi dan membuatnya lecet. Jika gusi sudah lecet, dikhawatirkan ini bisa membuat masalah atau luka yang lebih serius.

  • Kerusakan Enamel Gigi

    Enamel merupakan lapisan luar gigi. Lapisan ini mengandung 5 persen air dan 95 persen zat inorganik hidroksi apalit (senyawa kalsium fospat) dan zat organik (protein dan mukopolisakarida). Enamel berfungsi untuk melindungi gigi karena bersifat sangat kuat. Tapi, kekuatan enamel pada gigi bisa berkurang bahkan rusak ketika kita terlalu sering membersihkan gigi pakai tusuk gigi yang tidak diketahui seberapa baik tingkat kebersihannya.

  • Infeksi Gigi dan Mulut

    Kita tak pernah tahu kayu apa yang digunakan untuk bahan dasar tusuk gigi. Tidak jarang, tusuk gigi terbuat dari kayu yang cukup berbahaya dan mengandung bakteri serta virus jahat buat kesehatan gigi maupun mulut.



Penggunaan tusuk gigi yang terlalu sering untuk membersihkan gigi bisa membuat gigi dan gusi jadi renggang. Tak hanya itu saja, susunan atau tatanan gigi pun bisa berantakan dan kurang rapi. Masalah abrasi juga bisa terjadi karena kebiasaan buruk penggunaan tusuk gigi.

Tusuk gigi biasanya terbuat dari kayu yang runcing, keras dan kaku. Kesalahan dalam menggunakan tusuk gigi bisa melukai gusi dan membuatnya lecet. Jika gusi sudah lecet, dikhawatirkan ini bisa membuat masalah atau luka yang lebih serius.

Enamel merupakan lapisan luar gigi. Lapisan ini mengandung 5 persen air dan 95 persen zat inorganik hidroksi apalit (senyawa kalsium fospat) dan zat organik (protein dan mukopolisakarida). Enamel berfungsi untuk melindungi gigi karena bersifat sangat kuat. Tapi, kekuatan enamel pada gigi bisa berkurang bahkan rusak ketika kita terlalu sering membersihkan gigi pakai tusuk gigi yang tidak diketahui seberapa baik tingkat kebersihannya.

Kita tak pernah tahu kayu apa yang digunakan untuk bahan dasar tusuk gigi. Tidak jarang, tusuk gigi terbuat dari kayu yang cukup berbahaya dan mengandung bakteri serta virus jahat buat kesehatan gigi maupun mulut.

Itulah sedikitnya empat bahaya dari penggunaan tusuk gigi untuk membersihkan gigi. Daripada memakai tusuk gigi untuk mengangkat sisa makanan yang nyangkut di gigi, alangkah baiknya jika kamu menggosok gigi atau memakai benang gigi buat ]membersihkan gigi. Semoga informasi ini bermanfaat.